Relasi manusia dan Alam dalam Sastra Lisan : Pendekatan Ekokritik pada Tradisi Moi
Rp 130.000| Stok | Pre Order |
| Kategori | Sosial & Budaya |
Relasi manusia dan Alam dalam Sastra Lisan : Pendekatan Ekokritik pada Tradisi Moi
Judul : Relasi manusia dan Alam dalam Sastra Lisan : Pendekatan Ekokritik pada Tradisi Moi
Penulis : Ummu Fatimah Ria Lestari
Ukuran : 15 x 23 cm
Tebal : 200 hlm
Cover : Soft Cover
SINOPSIS
Buku Relasi Manusia dan Alam dalam Sastra Lisan: Pendekatan Ekokritik pada Tradisi Moi membahas keterkaitan antara manusia, alam, dan budaya sebagaimana terepresentasi dalam tradisi sastra lisan masyarakat Moi melalui perspektif ekokritik. Pembahasan diawali dengan konsep dasar sastra lisan, ekokritik, dan hubungan budaya dengan lingkungan, kemudian menguraikan berbagai bentuk representasi alam, nilai-nilai ekologis, kearifan lokal, serta pandangan hidup yang tercermin dalam tuturan, cerita, dan tradisi lisan. Buku ini juga menjelaskan bagaimana sastra lisan berperan sebagai media pewarisan pengetahuan, pembentukan identitas budaya, serta penguatan kesadaran terhadap pentingnya menjaga keseimbangan hubungan antara manusia dan lingkungan. Melalui pembahasan tersebut, buku ini menghadirkan pemahaman mengenai kekayaan tradisi sastra lisan Moi sebagai warisan budaya yang mengandung nilai-nilai ekologis sekaligus mencerminkan hubungan yang harmonis antara manusia, alam, dan budaya dalam kehidupan masyarakat.
Buku ini menunjukkan bahwa suku Moi telah mewariskan etika lingkungan jauh sebelum konsep ekologi modern dikenal luas. Melalui riset lapangan dan dokumentasi sastra lisan yang tekun, Ummu Fatimah Ria Lestari memetakan relasi yang erat antara sastra lisan dan lanskap budaya suku Moi di Sentani. Karya ini berkontribusi bagi kajian sastra lisan, pengetahuan lokal, dan penegasan relevansi kearifan lokal dalam menjawab tantangan ekologis masa kini.
– Hasina Fajrin R., peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional
Buku ini menghadirkan sastra lisan Moi bukan sekadar sebagai warisan cerita, melainkan sebagai ruang pengetahuan yang merekam hubungan masyarakat dengan hutan, Pegunungan Cycloop, sungai, tumbuhan, dan satwa endemik. Melalui perspektif ekokritik sastra, penulis menunjukkan bahwa cerita-cerita yang diwariskan turun-temurun menyimpan etika ekologis berupa ajakan menjaga sumber air, merawat sagu dan pinang, melindungi margasatwa, serta memanfaatkan hasil hutan secara bijaksana. Kekuatan buku ini terletak pada keberhasilannya mempertemukan penelitian ilmiah, kekayaan tradisi lisan, dan persoalan lingkungan secara utuh, sehingga layak dibaca sebagai sumbangan penting bagi kajian sastra Papua sekaligus pengingat bahwa masyarakat adat telah lama memiliki pengetahuan dan cara tersendiri dalam merawat alam.
– Isna Maylani, pegiat Komunitas Jembatan Budaya
Buku ini menjadi salah satu jembatan untuk memahami bagaimana interaksi manusia dan alam Papua dalam merawat lingkungan. Melalui sastra lisan suku Moi, penulis menunjukkan bagaimana manusia seharusnya menjaga ekosistem. Pesan kearifan ekologis dalam sastra lisan suku Moi mengandung pesan bagaimana memanfaatkan sumber daya hutan dengan arif dan bijaksana. Kehadiran manusia janganlah menjadi penyebab mala di dalamnya menjadi bukti bahwa alam dan manusia adalah satu kesatuan. Buku ini membuka mata kita tentang pentingnya eskalasi suara-suara dari timur untuk Papua dan Indonesia untuk menyelamatkan bumi kita untuk anak cucu di masa depan.
– Muhammad Fadil Muslimin, dosen Prodi Kajian Sastra dan Budaya ISBI Aceh
Relasi manusia dan Alam dalam Sastra Lisan : Pendekatan Ekokritik pada Tradisi Moi
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 28 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Produk Terkait
Judul : Tata Ruang Etnik Suku Pakpak (1887–1942) Relasi Kekuasaan dan Budaya Penulis : Anna Martyna Sinamo, S. Psi., M.Hum Ukuran : 15 x 23 cm Tebal : 161 Halaman Cover : Soft Cover SINOPSIS Tata Ruang Etnik Suku Pakpak (1887–1942): Relasi Kekuasaan dan… selengkapnya
Rp 91.000Judul : Base Sasak Krame dalam Kehidupan Masyarakat Sasak: Tradisi, Identitas, dan Perubahan Penulis : Royati Ukuran : 15 x 23 cm Tebal : 200 hlm Cover : Soft Cover SINOPSIS Base Sasak Krame dalam Kehidupan Masyarakat Sasak: Tradisi, Identitas, dan Perubahan membahas keberadaan Base Sasak Krame sebagai bagian dari warisan budaya dan… selengkapnya
Rp 130.000Judul : Narasi Kebijakan dan Harmoni Kehidupan Beragama Penulis : Imam Rozikin Editor : Muhammad Gufron Rum Ukuran : 15 x 23 cm Tebal : 315 Halaman Cover : Soft Cover SINOPSIS Kehidupan masyarakat yang majemuk menuntut hadirnya kebijakan yang mampu menjaga keseimbangan antara… selengkapnya
Rp 245.000Judul : Dari Rumah Pinjaman ke Bukit Wadas MENGHADIRKAN PEMBERDAYAAN BERDAMPAK Tujuh Tahun Menumbuhkan Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan melalui BLK Yayasan Gunthild Karitas Peduli Penulis : Margaretha Ada Ukuran : 14 x 20 cm Tebal : 153 hlm Cover : Soft Cover SINOPSIS Sebuah karya besar ternyata dapat… selengkapnya
Rp 71.500Judul : Akar ke Republik: Adat dan Negara Penulis : Damai Alam Usop Ukuran : 14 x 20 cm Tebal : 63 hal Cover : Soft Cover SINOPSIS Akar ke Republik: Adat dan Negara membahas hubungan antara nilai-nilai adat dan kehidupan bernegara dalam perjalanan masyarakat dari akar tradisi menuju kehidupan kebangsaan. Pembahasan mencakup kedudukan adat… selengkapnya
Rp 70.000Judul : Agem-Ageman Pemangku Penulis : Jro Mangku Gede Nyoman Adi Garnida, dan Ida Pandita Mpu Daksa Bang Manuaba Ukuran : 14 x 20 cm Tebal : 93 hal Cover : Soft Cover SINOPSIS Agem Ageman Pemangku merupakan buku panduan yang disusun sebagai pegangan bagi… selengkapnya
Rp 85.000
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.